Wakaf

Wakaf Al-Quran : Pahala yang Terus Mengalir Tanpa Henti

wakaf alquran dan pahala yang tidak pernah putus

Siapa sih yang tidak menginginkan pahala yang terus mengalir tanpa henti, bahkan mengalir terus meskipun kita sudah meninggal dunia nanti. Semua orang tentunya mengharapkan hal tersebut, karena itulah salah satu pahala yang nantinya akan membantu manusia mendapatkan pertolongan dari Allah, baik saat hidup di dunia maupun di akhirat kelak. Salah satu cara untuk mendapatkannya hal tersebut adalah dengan cara berwakaf.

Namun, sudah mengetahuikah Anda mengenai wakaf itu sendiri. Apa saja jenis-jenisnya, serta keutamaan yang akan didapatkan bagi mereka yang melaksanakan ibadah tersebut. Akan tetapi, berbeda dengan infaq maupun zakat wakaf memiliki keutamaannya tersendiri, oleh karena itu sebelum membahas lebih jauh mengenai wakaf mari kita ketahui perbedaannya dengan zakat maupun infaq.

Perbedaan Wakaf, Zakat dan Infak?

Secara umum, wakaf dapat diartikan sebagai pemberian sebagian harta kepada pihak lembaga wakaf atau seseorang untuk diambil manfaatnya. Penjelasan tersebut tentu menimbulkan sedikit pertanyaan, jika wakaf tersebut sama dengan zakat dan infak berbeda dimanakah letak perbedaannya?

Meskipun ketiganya ini memiliki maksud yang sama, namun perbedaannya terletak pada aturan maupun jangka waktu pemberiannya itu sendiri. Misalnya Zakat, yang merupakan pemberian harta atau bisa dikatakan menyumbangkan harta yang dimiliki serta hukumnya wajib dalam rukun islam (misalnya Zakat Fitrah).

Hal tersebut dikarenakan zakat memiliki aturan dan hukum tersendiri mengenai jumlah harta yang harus diberikan kepada penerimanya. Berbeda dengan sifat wakaf yang sunah.

Sementara itu, perbedaan wakaf dengan infak dapat dilihat dari jangka waktu manfaatnya, di mana infak memiliki jangka waktu singkat yakni saat harta tersebut disumbangkan saja. Tidak seperti wakaf yang bertahan dalam waktu lama atau bahkan selamanya, dengan catatan harta yang diwakafkan berupa pembangunan masjid atau hal-hal yang bisa digunakan dalam jangka waktu yang lama.

Dengan memahami perbedaan tersebut, maka Anda pun bisa mengetahui skema tata cara wakaf yang benar. Sehingga tidak akan ada lagi kesalahan dalam hal persepsi.

Memahami Apa itu Wakaf

Wakaf adalah ibadah mulia yang bisa dilaksanakan oleh kaum muslimin, terlebih jika yang mendapatkan manfaatnya adalah orang-orang muslim yang kemudian mendoakan para pemberinya. Salah satu wakaf yang ringan dan bisa ditunaikan oleh umat muslim adalah wakaf Al-Quran.

Wakaf Al-Quran merupakan salah satu amal jariyah dan akan menjadi sumber pahala yang Insya Allah terus mengalir bagi orang-orang yang melaksanakannya. Hanya dengan wakaf Al-Quran untuk masjid dan diniatkan karena Allah, selama masih ada orang yang membacanya, maka setiap bacaan juga akan menjadi pahala yang terus mengalir bagi orang yang mewakafkan Al-Quran tersebut.

Wakaf Alquran Termasuk dalam Amal Jariyah

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

“Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara (yaitu): sedekah jariyah, ilmu yang dimanfaatkan, atau do’a anak yang shalih”. (HR. Muslim no. 1631)

Sedekah jariyah yang dimaksud adalah perbuatan baik yang manfaatnya dapat terus dirasakan seperti wakaf tanah dan Wakaf Alquran.

Baca Juga: Bangkit Bersama dengan Sedekah Online

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda:

“Sesungguhnya yang didapati oleh orang yang beriman dari amalan dan kebaikan yang ia lakukan setelah ia mati adalah: (1) Ilmu yang ia ajarkan dan sebarkan. (2) Anak soleh yang ia tinggalkan. (3) Mushaf Al-Qur’an yang ia wariskan. (4) Masjid yang ia bangun. (5) Rumah bagi ibnu sabil (musafir yang terputus perjalanan) yang ia bangun (6) Sungai yang ia alirkan. (7) Sedekah yang ia keluarkan dari harta ketika ia sehat dan hidup. Semua itu akan dikaitkan dengannya setelah ia mati.” (HR. Ibnu Majah no. 242)

Dari dua hadis di atas sudah menjelaskan bagaimana amal jariyah yang dilakukan oleh manusia akan menjadi sumber pahala yang terus mengalir, dan salah satu di antaranya adalah dengan wakaf Al-Quran.

Alquran yang akan wakafkan
Alquran yang akan wakafkan

Sedekah Alquran untuk Bantu Pedalaman Indonesia

Di pedalaman Indonesia, Al-Quran hanya tersedia dengan jumlah yang sangat terbatas. Oleh karena itu masih sulit bagi ummat muslim disana jika ingin membaca dan mempelajari Al-Quran dengan lebih baik. Biasanya untuk mempelajari agama lebih dalam, orang-orang dari pedalaman akan pergi merantau ke pulau besar seperti pulau Jawa dan Sumatera supaya bisa lebih memperdalam ilmu agama di sekolah islam ataupun pesantren.

Wakaf Al-Quran dari Anda tentunya akan sangat membantu mereka di sana. Selama terus dibaca dan dimanfaatkan untuk kebaikan, wakaf Al-Quran dari Anda akan terus menjadi sumber pahala yang terus mengalir bagi Anda, juga menjadi lahan dakwah islam

Rukun Wakaf

Sebagaimana sudah di bahas di beberapa tulisan sebelumnya. Wakaf juga memiliki rukun atau tata cara dalam menjalankan wakaf secara berurutan, bila terdapat salah satu yang tidak dilaksanakan, maka pelaksanaan wakaf tidak sah. Berikut beberapa rukun wakaf:

  • Pemberi wakaf menyerahkan benda yang diwakafkan setelah disyaratkan memenuhi aturan
  • Wakaf diterima oleh penerima baik perorangan maupun lembaga yang jelas
  • Harta yang diwakafkan berwujud nyata dan tersedia saat akad dilaksanakan
  • Wakif mengikrarkan akad secara jelas dan lengkap sesuai dengan keinginan wakafnya

Baca Juga: Cari Tahu! Siapakah yang Wajib Membayar Zakat

Wakaf Alquran untuk Pedalaman Indonesia

Klik di sini untuk berwakaf dan semoga semua kebaikan yang telah kita salurkan dapat menjadi pahala yang terus mengalir sebagai balasan dari amal jariyah yang sudah kita lakukan, InsyaAllah.

sedekah alquran