Inspiratif

10 Kegiatan di Taman Pendidikan Al-Quran

materi agama untuk anak tpa

Taman Pendidikan Alquran atau biasa juga dikenal dengan TPQ merupakan lembaga pendidikan agama Islam yang mengajarkan siswanya untuk bisa baca tulis Al-Quran serta materi keagamaan lainnya. Ada begitu banyak kegiatan di Taman Pendidikan Al-Qur’an yang hingga saat ini masih dilestarikan keberadaannya di beberapa daerah. Namun, di sisi lain ada juga beberapa yang sudah mulai jarang ditemui.

TPQ saat ini begitu penting dalam mendukung pendidikan formal yang ada di Indonesia. Melalui Taman Pendidikan Alquran ini anak-anak setidaknya memiliki bekal yang mereka butuhkan untuk menunjang kebutuhan spiritual mereka. Sejarah menyebutkan pertumbuhan Taman Pendidikan Alquran sendiri menemukan momentumnya pada tahun 1990-an.

Salah satu hal yang paling berperan dalam pertumbuhan tersebut karena sejak ditemukannya berbagai metode dan pendekatan dalam pembelajaran membaca Alquran, Iqro’ dan lain sebagainya. Di Indonesia sendiri untuk menempuh pendidikan di TPQ tidaklah wajib, namun dalam perkembangannya masyarakat di Indonesia begitu sangat membutuhkan institusi ini, hal tersebut membuat TPQ tetap ada hingga sekarang.

donasi bangun tpq

Taman Pendidikan Al Quran

Kegiatan di Taman Pendidikan Al-Quran tentunya memberikan begitu banyak manfaat, baik dari segi pengetahuan maupun keterampilan bagi para santrinya. Bagi mereka yang berusia dini, mempelajari ilmu-ilmu agama yang ada di TPQ menjadi fondasi dan juga bekal bagi mereka kelak di masa depan nanti. Lalu, ada apa saja sih kegiatan yang ada di Taman Pendidikan Alquran? Berikut ini adalah 10 kegiatan di Taman Pendidikan Al-Quran yang ada di Indonesia.

1. Belajar Membaca Al-Quran

para santri yang belajar membaca alquran
Dokumentasi Insan Bumi Mandiri

Kegiatan di Taman Pendidikan Al-Quran yang pertama tentunya belajar membaca kitab suci agama Islam. Mempelajari Alquran sebagai pedoman hidup tentu begitu sangat penting dan tidak boleh untuk dikesampingkan. Pembelajaran dimulai dari dasar, mengenali huruf hijaiyah, berlanjut ke iqra’, hingga akhirnya membaca Al-Quran. Proses pembelajaran pun tidak instan, membutuhkan waktu untuk naik dari tahap pertama ke tahap selanjutnya.

Hal ini bertujuan agar pada siswa lebih memahami dan mengingat apa yang mereka pelajari, sehingga tidak mudah lupa juga di kemudian hari. Saat ini terdapat begitu banyak institusi yang sudah mengklaim bahwa dapat memberikan pembelajaran agar siswa dapat dengan cepat memahami dan lancar dalam membaca alquran. Meskipun demikian pendampingan dari orang tua tetaplah diperlukan agar anak semakin lancar dalam membaca juga belajar untuk mengamalkan isi dari alquran itu sendiri.

2. Mempelajari Hadist Nabi

Selain Al-Quran, kegiatan di Taman Pendidikan Al-Quran berikutnya adalah mempelajari pedoman hidup umat Islam yang kedua, yaitu sunnah Rasulullah. Para siswa dikenalkan dengan berbagai macam hadis seputar ibadah dan muamalah (hubungan antar manusia). Sehingga, pengetahuan agama siswa tidak terbatas pada ibadah wajib saja, namun juga pada amalan-amalan sunnah yang menyempurnakannya.

Misalnya seperti mempelajari tentang sedekah, zakat dan juga infaq, di mana ilmu tersebut tentu akan sangat penting dalam hubungan antar manusia. Karena Islam tidak hanya tentang ibadah shalat dan berpuasa saja, namun juga seputar kehidupan sosial, ekonomi, politik dan pengetahuan lainnya yang dijadikan pedoman untuk kehidupan dunia dan akhirat.

Baca Juga: Nasib Guru di Pedalaman saat New Normal

3. Belajar Dasar-Dasar Akidah Islam

Kegiatan di Taman Pendidikan Al-Quran yang ketiga adalah mempelajari dasar-dasar akidah Islam. Pastinya kita semua sudah tahu tentang Rukun Iman dan Rukun Islam bukan? Dua hal yang selalu diajarkan sejak kita masih kecil dan merupakan dasar-dasar dari akidah Islam. Yang mana harus kita pegang teguh dan kita amalkan agar kita berada di jalan yang di ridhoi oleh Allah SWT.

Mempelajari akidah membuat seseorang (terutama anak) jadi semakin mengenal Sang Pencipta, baik melalui ciptaannya maupun tanda-tanda kekuasaan-Nya. Sehingga harapannya tujuan dari ibadah yang dijalankan sehari-hari adalah hanya karena Allah SWT saja.

Baca Juga: Tips Memilih TPQ untuk Anak

4. Belajar Shalat

Dokumentasi Insan Bumi Mandiri

Hayo siapa yang waktu kecil suka menginjak kaki temannya kalau lagi shalat? Tentunya hal ini menjadi kenangan tersendiri saat belajar shalat berjamaah sebagai salah satu kegiatan di Taman Pendidikan Al-Quran. Ya, shalat pun juga diajarkan di taman pendidikan Al-Quran. Bagaimana gerakan dan bacaan shalat yang benar, mulai dari takbir hingga salam sekaligus zikir dan doa setelah shalatnya.

Sebagaimana diketahui bahwa shalat merupakan tiang agama. Bahkan, di dalam Alquran pun sudah banyak perintah untuk shalat akan selalu ditemui, agar manusia senantiasa mendapatkan petunjuk di dalam kehidupan di dunia ini.

وَٱسۡتَعِينُواْ بِٱلصَّبۡرِ وَٱلصَّلَوٰةِ ۚ وَإِنَّهَا لَكَبِيرَةٌ إِلَّا عَلَى ٱلۡخَٰشِعِينَ

Artinya: “Mohonlah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan salat. Sesungguhnya (salat) itu benar-benar berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyuk” (QS Al-Baqarah: 45)

donasi bangun tpq

5. Belajar Sejarah Islam

Kegiatan di Taman Pendidikan Al-Quran yang kelima adalah mempelajari mengenai sejarah Islam. Mulai dari kehidupan para Nabi, sejarah turunnya agama Islam dan kenabian, kisah para sahabat hingga kejayaan para pemimpin-pemimpin Islam di seluruh dunia. Hal ini untuk memberikan motivasi dan meningkatkan kebanggaan anak-anak kepada agama yang dianutnya.

Bahwa Islam pernah berjaya dan memiliki banyak sekali tokoh-tokoh yang berpengaruh di dunia. Sebut saja Khalifah Salahuddin Al-Ayubi yang difilmkan dengan judul “Saladdin”, hingga Ibnu Sina yang saat ini sangat terkenal di dunia kedokteran dan banyak lagi yang lainnya.

Baca Juga: Bagaimana Jika Aku adalah Anak Pedalaman Indonesia

6. Didikan Subuh di Pagi Hari

Dokumentasi Insan Bumi Mandiri

Siapa nih yang masih hafal mars didikan subuh? Ya, kegiatan di Taman Pendidikan Al-Quran yang keenam adalah didikan subuh. Kegiatan ini diakan pada hari minggu pagi, anak-anak melaksanakan shalat subuh berjamaah di masjid yang kemudian dilanjutkan dengan kegiatan didikan subuh. Adapun kegiatannya berupa latihan azan, pidato, pembacaan doa hingga ceramah singkat dari ustadz pembimbing.

7. Malam Bina Taqwa (Mabim)

Kegiatan di Taman Pendidikan Al-Quran yang ke-tujuh adalah malam bina taqwa. Ada yang masih ingat dulu ketika muhasabah dikasih pesan apa saja? Malam bina taqwa merupakan sarana untuk mendekatkan anak-anak kepada masjid, mengajarkan mengisi malam dengan beribadah seperti membaca Al-Quran, mendirikan shalat malam, dan berdzikir yang kemudian ditutup dengan kegiatan muhasabah.

Melalui kegiatan Mabim ini siswa akan diberkali dengan pemahaman terhadap diri sendiri. Selain itu, ada banyak kegiatan lain yang membentuk mental mereka agar semakin kuat serta dapat membangun semangat berjamaah dalam berbagai aspek kehidupan.

Baca Juga : Bangkit Bersama dengan Sedekah Online

8. Pesantren Ramadhan

pesantren alquran
Dokumentasi Insan Bumi Mandiri

Merupakan kegiatan di Taman Pendidikan Al-Quran selanjutnya yang rutin diadakan setiap bulan Ramadhan. Biasanya kegiatan berlangsung selama 3 hari hingga satu minggu. Pesantren Ramadhan diadakan agar anak-anak dapat mengisi hari-harinya dengan kegiatan yang bermanfaat saat berpuasa. Salah satu momen yang paling ditunggu saat pesantren Ramadhan tentunya adalah berbuka puasa bersamanya.

Biasanya, jika di sekolah-sekolah formal bentuk pesantren ramadhan ini hanya akan dilaksanakan beberapa hari menjelang akhir bulan Ramadhan berakhir. Beberapa yang diajarkan diantaranya mulai dari do’a-do’a hingga hafalan Alquran melalui murajaah.

9. Musabaqah Tilawatil Quran

Kegiatan di Taman Pendidikan Al-Quran yang kesembilan adalah Musabaqah Tilawatil Quran atau MTQ. MTQ merupakah salah satu upaya dalam memotivasi para siswa agar lebih giat mempelajari Al-Quran. Selain itu MTQ juga diadakan untuk menumbuhkan jiwa kompetisi di dalam diri anak-anak.

Di beberapa sekolah kegiatan MTQ ini sudah begitu banyak diselenggarakan baik tingkat kota, nasional hingga internasional. Bahkan, untuk skala kampus sendiri kegiatan MTQ ini menjadi salah satu kegiatan yang cukup bergengsi. Dengan adanya kegiatan MTQ ini dapat membantu siswa agar semakin memahami dasar agama.

10. Mengikuti Kegiatan Ekstrakurikuler

Selain ilmu-ilmu agama, ekstrakurikuler juga menjadi kegiatan di Taman Pendidikan Al-Quran juga. Beberapa kegiatan seperti marching band, olahraga, nasyid dan kegiatan tambahan lainnya menjadi sarana untuk meningkatkan kreativitas siswa. Kegiatan ekstrakurikuler tentunya menjadi kegiatan yang sangat menarik bagi siswa untuk mengusir rasa jenuh.

Itu dia 10 kegiatan di Taman Pendidikan Al-Quran yang bisa dijelaskan dalam artikel ini. Tentunya masih banyak lagi kegiatan-kegiatan lainnya yang tidak tertulis ya. Hari ini, beberapa kegiatan sudah mulai berkurang karena menurunnya motivasi anak dan dorongan dari orang tua. Jangan sampai kegiatan bermanfaat ini nantinya hilang begitu saja. Pengetahuan dan kepekaan anak-anak terhadap agamanya harus terus ditingkatkan dan dipertahankan.

kegiatan tpa yang menyenangkan
Dokumentasi Insan Bumi Mandiri

Sayangnya, di pedalaman Indonesia banyak sekali taman pendidikan Al-Quran dengan kondisi yang tidak layak, padahal minat belajar anak-anak di sana sangat tinggi. Bangunan-bangunan yang digunakan untuk belajar kebanyakan sudah lapuk, bocor dan ada juga yang hampir roboh. Kondisi ini tentunya membahayakan anak-anak yang belajar di dalamnya.

Perbedaan Utama TPA dan TPQ

beda tpa dan tpq
Dokumentasi Insan Bumi Mandiri

Di kalangan masyarakat banyak yang menyebut TPA namun ada juga yang menyebut dengan istilah TPQ untuk singkatan dari Taman Pendidikan Al-Qur’an. Hal tersebut dikarenakan banyaknya masyarakat yang seringkali menyebut istilah untuk kegiatan ngaji di sore hari dengan sebutan TPA, padahal jika kita mengacu pada Petunjuk Pelaksanaan Lembaga Pendidikan Alquran dari Kementerian Agama Republik Indonesia.

Jika kita amati kembali sebenarnya penyebutan TPA ini begitu sangat berkaitan dengan pengajian alias ngaji sore bagi santri muslim yang seringkali menyebut dengan istilah demikian. Sehingga dapat disimpulkan bahwa menyebut tempat ngaji dengan TPA merupakan bahasa lisan pada masyarakat yang sudah menjadi kebiasaan sejak dulu.

Tidak hanya itu, terkadang masyarakat juga memukul rata pendidikan dalam mengkaji Al-Qur’an ini dengan sebutan TPA. Padahal rumpun Lembaga Pendidikan Alquran (LPQ) memiliki jenjang khusus yaitu:

  • TKQ (Taman Kanak-Kanak Alquran)
  • TPQ (Taman Pendidikan Alquran)
  • TQA (Ta’limul Qur’an Lil Aulad)
  • RTQ (Rumah Tahfidz Alquran
  • Pendidikan Anak Usia Dini Alquran (PAUDqu)
  • Pesantren Tahfidz Qur’an.

Nah, Sahabat demikian pembahasan mengenai Taman Pendidikan Al-Qur’an. Semoga dengan adanya pembahasan ini dapat menambah pemahaman kita mengenai betapa pentingnya melestatikan fasilitas pendidikan Al-Qur’an ini. Mari bantu perbaikan dan pembangunan Taman Pendidikan Al-Quran di pedalaman Indonesia. Selain membantu mereka, kita juga menanam kebaikan yang tidak akan terputus pahalanya bahkan hingga kita tiada nantinya.

donasi bangun tpq