Kurban

Kurban Online Jadi Solusi Terbaik Untuk Kurangi Penularan Covid-19

Kondisi pandemi di dalam negeri yang kian parah membuat hari-hari kita diisi dengan berita duka. Pasti sedih sekali rasanya. Mulai dari teman yang sakit, tak bisa bertemu lagi dengan sahabat, kerabat, bahkan keluarga tercinta. 

Tidak sedikit dari mereka yang harus berhenti bekerja. Bukan karena tidak mau, tapi karena keadaan pun tak memungkinkan. Misalnya bagi mereka yang harus menjalani isolasi mandiri dan harus rela berhenti bekerja di tempat mereka.

Kondisi tersebut terjadi akibat adanya peningkatan angka penularan covid-19, belum lagi saat ini pemerintah pun sudah mulai menjalankan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) guna mengurangi penularan pandemi covid-19.

Dari 3M menjadi 5M

Senada dengan hal tersebut pemberlakukan PPKM merupakan puncak dari adanya kampanye 5M. Dimana sebelumnya masyarakat hanya dihimbau agar memenuhi protokol kesehatan dengan menjalankan 3M (memakai masker, mencuci tangan dengan menggunakan sabun dan air yang mengalir, serta menjaga jarak).

Akan tetapi, ternyata semenjak libur panjang dan juga Hari Raya angkanya malah justru semakin meningkat. Hal tersebut pun dikuatkan oleh Epidemiologi Indonesia di Griffith University Australia yang mengatakan bahwa lonjakan angka peningkatan covid-19 sebenarnya terjadi pada saat libur panjang. Mereka yang berlibur ke beberapa tempat wisata membuat angka penularan justru semakin bertambah parah.

Oleh karena itu, maka diberlakukannya 2M lainnya yaitu menjauhi kerumunan serta membatasi mobilisasi dan juga interaksi. Selain pentingnya 5M tadi 3T pun tak kalah penting, yaitu memberlakukan mekanisme testing (melakukan tes), tracking (melihat angka penyebaran maupun kasusnya) dan treatment (melakukan pengobatan maupun perawatan bagi mereka yang terpapar virus corona).

Baca Juga: 4 Tips Aman Corona Ala Masyarakat Pedalaman

Agar Ibadah Tetap Aman dan Nyaman

Selain kegiatan lain Ibadah pun menjadi salah satu kegiatan yang tak kalah penting, terutama bagi mereka yang terbiasa sholat berjamaah di masjid. Akan tetapi meskipun beberapa masjid sudah dibuka kembali, menjaga agar diri terhindar dari penularan juga tetap diperlukan.

Salah satu hal yang bisa dilakukan adalah dengan membawa sajadah sendiri, memakai masker serta tidak lupa untuk mencuci tangan dengan sabun maupun memakai hand sanitizer setiap akan dan pulang dari masjid.

Lalu bagaimana dengan kurban? Ibadah kurban termasuk ibadah yang memiliki banyak keutamaan. Sebagaimana dijelaskan dalam surat Al-Hajj ayat 34:

وَلِكُلِّ اُمَّةٍ جَعَلْنَا مَنْسَكًا لِّيَذْكُرُوا اسْمَ اللّٰهِ عَلٰى مَا رَزَقَهُمْ مِّنْۢ بَهِيْمَةِ الْاَنْعَامِۗ فَاِلٰهُكُمْ اِلٰهٌ وَّاحِدٌ فَلَهٗٓ اَسْلِمُوْاۗ وَبَشِّرِ الْمُخْبِتِيْنَۙ

Artinya: “Dan bagi tiap-tiap umat telah Kami syariatkan penyembelihan (kurban), supaya mereka menyebut nama Allah terhadap binatang ternak yang telah direzekikan Allah kepada mereka, maka Tuhanmu ialah Tuhan Yang Maha Esa, karena itu berserah dirilah kamu kepada-Nya. Dan berilah kabar gembira kepada orang-orang yang tunduk patuh (kepada Allah). (QS. Al Hajj: 34)

Baca Juga: 3 Keuntungan Kurban Secara Online

Kurban Online Solusi Di Tengah Pandemi

Tak ada yang mengetahui pasti kapan pandemi ini akan berakhir. Beberapa prediksi dari badan internasional maupun nasional sudah ada. Akan tetapi itu tetaplah prediksi, yang bisa dikendalikan hanyalah perilaku dan juga pilihan kita dalam bertindak.

Tahun ini pandemi masih belum berlalu, namun meskipun demikian tak perlu khawatir karena Anda akan tetap bisa menjalankan kurban sekaligus tetap memenuhi protokol kesehatan, guna menjaga diri serta keluarga agar tetap aman dalam bahaya virus corona.

Sebagai bentuk ikhtiar maka Sahabat bisa dengan menunaikan ibadah kurban secara online. Selain bisa mengurangi interaksi dengan kerumuman. Kurban secara online juga memiliki banyak manfaat lain, salah satunya yaitu bisa menjangkau mereka yang tinggal di pedalaman Indonesia.

Dengan kurban di pedalaman maka Anda secara langsung sudah membantu para peternak kecil yang terdampak pandemi. Tambahan lainnya dengan berbagi daging kurban sebagai bentuk kebahagiaan bagi mereka yang sangat jarang makan daging di Hari Raya Idul Adha.

Tunggu apalagi pilihan ada di tangan Anda, mari bersama layarkan kurban di pedalaman sekarang. Bersama gotong royong bantu kuatkan mereka yang membutuhkan.