Inspiratif
4 Keutamaan Sholat Tahajud dan Kaitannya dengan Alam Bawah Sadar

Shalat tahajud merupakan salah satu amalan sunnah yang dicintai oleh Allah SWT. Pelaksanaannya sendiri biasanya dilakukan di sepertiga malam menjelang subuh. Pada waktu tersebut doa yang dipanjatkan memiliki peluang yang besar untuk terkabul. 

Dalam doa, Sahabat juga bisa meminta permohonan agar masalah hidup yang sedang dihadapi bisa segera terselesaikan. Memang seperti itu, akan selalu ada ujian dan juga masalah yang akan dihadapi. Sebagaimana firman Allah SWT dalam surat Al-Ankabut ayat 2-3:

اَحَسِبَ النَّاسُ اَنْ يُّتْرَكُوْٓا اَنْ يَّقُوْلُوْٓا اٰمَنَّا وَهُمْ لَا يُفْتَنُوْنَ

Apakah manusia mengira bahwa mereka akan dibiarkan hanya dengan mengatakan, “Kami telah beriman,” dan mereka tidak diuji?

وَلَقَدْ فَتَنَّا الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِهِمْ فَلَيَعْلَمَنَّ اللّٰهُ الَّذِيْنَ صَدَقُوْا وَلَيَعْلَمَنَّ الْكٰذِبِيْنَ

Dan sungguh, Kami telah menguji orang-orang sebelum mereka, maka Allah pasti mengetahui orang-orang yang benar dan pasti mengetahui orang-orang yang dusta.

Dalam ayat tersebut dijelaskan bahwa dalam hidup memang manusia tidak akan pernah lepas dari yang namanya ujian. Bahkan, meskipun sudah beriman sekalipun manusia akan tetap mengalami sebuah ujian.

Saat berada dalam kesenangan dan kegembiraan pun tetap hal tersebut merupakan sebuah ujian. Ujian untuk melihat apakah dengan diberi kesenangan membuat kita bersyukur atau malah justru menjadi kufur.

Baca Juga: 3 Do’a Agar Selalu Diberi Kesehatan

Berdoa Sebagai Bentuk Permohonan

doa sebagai bentuk permohonan

Bagi umat muslim, doa merupakan salah satu bentuk permohonan kepada Allah SWT. Biasanya seseorang akan berdo’a pada saat setelah melaksanakan shalat baik itu setelah sholat wajib 5 waktu maupun setelah shalat sunnah. Selain itu, berdo’a bisa dilakukan kapan pun.

Ada beberapa waktu yang biasanya dijadikan sebagai waktu mustajab/cepat di ijabahnya do’a, salah satunya adalah di sepertiga malam. Lalu, mengapa Rasulullah SAW menganjurkan untuk tidur terlebih dahulu?

Sholat sunnah tahajud dalam Bahasa Arab disebut sholatun lail, yang memiliki arti sholat malam. Waktu sholat tahajud ini biasanya dilakukan di sepertiga malam sampai menjelang subuh. Namun ternyata, masih ada yang bertanya, bolehkah sholat tahajud sebelum tidur?

Baca Juga: Tips Memaksimalkan Nikmat Sehat dan Waktu Luang

Anjuran mengenai sholat tahajud ini sendiri telah tercantum dalam Alquran saat Allah SWT berfirman:

“Dan pada sebagian malam, maka kerjakanlah shalat tahajud sebagai suatu ibadah tambahan bagimu, mudah- mudahan Tuhanmu mengangkatmu ke tempat yang terpuji.” (QS Al-Isra 79).

Beberapa hadits juga ada yang berpendapat jika tahajud bisa dilakukan tidak perlu tidur terlebih dahulu.

“Sholat tahajud adalah semua shalat sunah yang dikerjakan setelah isya, baik sebelum tidur maupun sesudah tidur.” (Hasyiyah Ad-Dasuqi, 7/313).

Karena tahajud memiliki arti mujibatul tahajud atau menjauhi tempat tidur. Abu Bakr Ibnul ‘Arabi mengatakan: “Tentang makna tahajud ada 3 pendapat. Pertama, tidur kemudian shalat lalu tidur lagi, kemudian sholat. Kedua, sholat setelah tidur. Ketiga, tahajud adalah sholat setelah isya.

Beliau berkomentar tentang yang pertama, bahwa itu adalah pemahaman ulama tabi’in, yang menyandarkan pada keterangan bahwa Nabi tidur kemudian sholat, kemudian tidur, lalu sholat. Sedangkan pendapat paling kuat menurut Malikiyah adalah pendapat kedua.” (Al-Mausu’ah Al-Fiqhiyah, 14/86).

Baca Juga: 

Keutamaan Sholat Tahajud

Bagi mereka yang melaksanakan shalat tahajud maka Allah SWT akan memberikan beberapa keutamaan. Keutamaan tersebut yang membedakan antara yang tidak tahajud dengan melaksanakannya, bahkan saat seseorang melaksanakan shalat fardu sekalipun diantaranya:

  1. Allah SWT Akan Mengangkat Derajatnya

وَمِنَ ٱلَّيْلِ فَتَهَجَّدْ بِهِۦ نَافِلَةً لَّكَ عَسَىٰٓ أَن يَبْعَثَكَ رَبُّكَ مَقَامًا مَّحْمُودًا

Dan pada sebahagian malam hari bersembahyang tahajudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu; mudah-mudahan Tuhan-mu mengangkat kamu ke tempat yang terpuji.

Bagi kita yang sedang berjuang dalam karir maupun sedang menuntut ilmu maka insyaAllah akan Allah SWT muliakan tempatnya bagi mereka yang senantiasa melaksanakan tahajud.

Seperti halnya para sahabat Nabi, yang walaupun sudah dijanjikan akan masuk surga pun masih tetap menjaga shalat sunah baik wajib maupun tahajud. Semoga kita juga senantiasa diberikan kekuatan untuk menjalankan salah satu ibadah yang dicintai oleh Allah tersebut.

  1. Memudahkan Setiap Aktivitas yang Diawali

Hampir setiap hari Anda menjalani berbagai aktivitas. Mulai dari bangun tidur, memasak, bekerja, belajar hingga kegiatan lainnya. Namun, seringkali dalam menjalani aktivitas tersebut ada beberapa masalah kecil yang membuat kegiatan kita menjadi terganggu.

Dengan melaksanakan shalat tahajud maka Insya Allah setiap kegiatan yang Anda awali akan dimudahkan untuk menyelesaikannya. Tak hanya itu, keberkahan dan juga rahmat juga senantiasa hadir dalam setiap langkah selama selalu mengingat Allah SWT.

  1. Dibebaskan dari Setiap Kesulitan Hidup

Apakah akhir-akhir ini Sahabat sedang tertimpa musibah? Atau bisa jadi sedang terlilit hutang maupun kesulitan hidup lainnya. Maka tahajud adalah solusi terbaik dari setiap kesulitan hidup yang sedang dihadapi.

Bahkan tidak hanya itu saja, Allah SWT akan menolong hambanya sebelum ia memintanya.

Hubungan Tahajud dengan Alam Bawah Sadar

Hubungan tahajud dengan alam bawah sadar
Hubungan tahajud dan alam bawah sadar

Dalam kehidupan sehari-hari, kadang-kadang kita merasa sangat optimis dan bersemangat melakukan sesuatu atau merasa sangat membosankan atau merasa sangat pintar atau merasa sangat senang mempelajari pelajaran tertentu.

Kondisi demikian sebenarnya bisa dijelaskan ketika kita memahami konsep pikiran, yaitu pikiran sadar dan pikiran bawah sadar. Pikiran manusia adalah satu kesatuan dengan tubuh dan jiwa manusia itu sendiri sehingga akan saling mempengaruhi satu sama lain.

Saat mengalami kejadian tertentu, maka otak akan bekerja dengan cara mengirimkan gelombang pada sistem hormon sehingga bisa memicu kesenangan, ketenangan, kecemasan, keraguan dan bahkan kedamaian.

Otak manusia memancarkan 5 kondisi gelombang otak. Yaitu alfa, beta, delta, theta dan gamma. Setiap jenis gelombang merepresentasikan keadaan tertentu.

Maka setiap yang ia panjatkan akan masuk ke alam bawah sadar. Ya, kondisi tersebut tentu bisa jadi sebagai afirmasi bagi Anda. Do’a yang Anda panjatkan pada saat dalam keadaan theta membuat kata-kata tersebut masuk ke dalam alam bawah sadar.

Sesuatu yang sudah terekam tidak dapat dihapus. Maksudnya, semua aktivitas yang kita kerjakan akan terekam dan tersimpan rapi di otak; dan dalam kondisi tertentu, rekaman tersebut akan muncul dari memori manusia.

Pikiran adalah sebuah magnet bagi diri sendiri. Hal inilah sering disebut sugesti, artinya pikiran yang positif dapat memberikan motivasi yang positif pula. 

Setiap sugesti yang diterima akan memudahkan sugesti berikutnya. Maksudnya, setelah manusia sukses melakukan satu pekerjaan, pasti akan semakin termotivasi melakukan pekerjaan yang lebih sukses lagi. 

Demikian Sahabat pembahasan mengenai tahajud dan juga alam bawah sadar. Sadar atau tidak bahwa 95% tindakan yang kita jalani sehari-hari biasanya muncul dari alam bawah sadar (mood). Untuk mengubahnya maka pada awalnya adalah dengan membiasakan diri.

Ditengah pandemi seperti sekarang, tentu banyak diantara kita yang mengalami kesulitan dalam hidup. Termasuk mereka yang sedang sakit dan juga keadaan ekonominya kurang baik.

Sahabat semoga Allah SWT senantiasa memudahkan urusan kita. Tak hanya itu, Anda juga bisa membantu memudahkan urusan saudara kita yang terdampak pandemi melalui link berikut.