Sedekah

Jenis-Jenis Sedekah dan Keutamaannya

keutamaan sedekah

Sejak kecil kita diajarkan oleh orang tua kita untuk senantiasa berbuat baik terhadap sesama. Mulai dari berbuat baik pada teman di sekolah, tetangga dekat rumah, bahkan sampai kepada orang yang tidak kita kenal sekali pun, misalnya pada saat bertemu di jalan.

Hal tersebut tampaknya memang bukan sebuah kebetulan, karena berbuat baik kini sudah bukan lagi sebuah keharusan tetapi menjadi sebuah kebutuhan, terutama bagi jiwa kita. Saat jiwa seseorang baik, maka akan terpancar dari raut wajahnya. 

Nah, Sahabat, salah satu hal baik yang bisa dilakukan yaitu dengan bersedekah. Untuk itu mari kita mulai penjelasannya dengan:

Apa yang dimaksud dengan sedekah?

Secara etimologi, kata shodaqoh berasal dari bahasa Arab ash-shadaqah. Pada awal pertumbuhan Islam, shodaqoh (sedekah) diartikan dengan pemberian yang disunahkan (sedekah sunnah). Sedangkan secara terminologi sedekah adalah memberikan sesuatu tanpa ada tukarannya karena mengharapkan pahala dari Allah SWT.

Sedekah adalah pemberian harta kepada orang-orang fakir, orang yang membutuhkan ataupun pihak-pihak lain yang berhak menerima shadaqah, tanpa disertai adanya imbalan. Sedekah juga memiliki makna yang lebih luas lagi dari zakat dan infaq.

Kapan sedekah paling utama?

Sedekah lebih utama apabila diberikan pada hari-hari yang mulia, seperti misalnya pada saat Hari Raya Idul Adha maupun Idul Fitri. Tidak hanya itu, pahalanya pun akan semakin berlipat pada saat dilaksanakan di bulan suci Ramadhan. Selain itu, sedekah paling utama apabila diberikan pada tempat-tempat yang mulia seperti misalnya di Mekkah dan juga Madinah. 

Perbuatan yang termasuk sedekah

apa saja pebuatan yang termasuk sedekah

Dalam pelaksanaannya sedekah bisa bermacam-macam mulai dari sedekah dalam bentuk materi maupun sedekah dalam non-materi.

Sedekah materi

Beberapa sedekah yang dapat diamalkan dalam bentuk materi sangat beragam Sahabat bisa memulainya dari:

  1. Uang

Hal yang pertama adalah bersedekah dengan uang. Dalam hal ini tidak ada syarat minimal uang yang dikeluarkan, tetapi lebih mengutamakan keikhlasan. Tidak perlu dalam jumlah yang banyak, sedekah bisa dilakukan dengan uang berapa pun.

Misalnya seperti saat di sekolah, di mana para siswa diajarkan untuk bersedekah di setiap Hari Jumat, dengan cara memasukkan uang ke dalam kotak amal dalam bentuk uang.

  1. Makanan

Sedekah dengan makanan merupakan salah satu yang lumayan sering dilakukan. Sedekah dengan makanan ini juga bukan hal yang sulit untuk dilakukan. Tidak hanya memberikan kepada orang-orang yang nan jauh di sana. Sahabat dapat memulai sedekah makanan ini dari tetangga terdekat.

Misal kita memiliki tetangga yang sedang mengalami kesusahan, maka tidak ada salahnya untuk membantu meringankan beban mereka. Tidak selalu harus memberikan ia bantuan berupa uang. Sahabat bisa memberikan sebagian makanan yang dimiliki juga sudah sangat membantu mereka.

  1. Barang

Sedekah dalam bentuk materi lainnya yaitu dengan memberikan barang-barang. Berbeda dengan makanan, barang tidak akan cepat habis melainkan dapat bertahan dalam jangka waktu yang lebih lama. Misalnya Sahabat memiliki teman yang kesulitan untuk mencuci baju, menyedekahkan mesin cuci barangkali dapat membuat mereka menjadi lebih baik.

Selain itu, bisa juga menyedekahkan pakaian yang sudah tidak terpakai, kemudian diberian kepada seseorang yang membutuhkan. Contoh lain adalah dengan cara menyedekahkan buku-buku yang sudah tidak dibutuhkan lagi kepada taman bacaan atau anak-anak yang membutuhkan.

Meskipun memang banyak anak yang tidak sekolah di negeri ini, tetapi setidaknya dengan membaca buku ada ilmu yang bisa mereka dapatkan. 

  1. Memberi makan hewan

Bersedekah tidak hanya dapat dilakukan terhadap sesama manusia saja. Akan tetapi, bersedekah kepada hewan juga bisa dilakukan. Seperti memberi makanan pada hewan liar atau hewan yang ada di sekitar rumah kita.

Misalnya ketika Sahabat sedang jalan-jalan bertemu dengan seekor kucing yang sedang kelaparan, saat Sahabat memiliki makanan bisa memberikannya sedikit makanan yang dimiliki untuk hewan tersebut.

Selain itu, Sahabat juga tidak perlu membuang nasi yang sudah berhari-hari tidak dimakan. Berikanlah nasi tersebut pada ayam. Hal tersebut merupakan salah satu bentuk sedekah.

Sedekah non materi

Selain sedekah dalam bentuk materi, beberapa sedekah juga dapat dilakukan dalam bentuk non-materi. Diantaranya dengan memberikan ilmu, tenaga (jasa), bahkan hanya dengan senyuman pun sudah menjadi sebuah sedekah.

  1. Ilmu

Memberikan ilmu yang kita miliki merupakan salah satu bentuk sedekah. Bahkan, ini termasuk ke dalam sedekah jariyah. Artinya Sahabat akan selalu mendapatkan pahala dari ilmu yang telah disampaikan untuk orang lain. Bahkan ketika sudah meninggal sekalipun, pahala dari ilmu itu tetap akan mengalir.

Selain itu, membagikan ilmu yang dimiliki juga akan membuat Sahabat menjadi terus mengingat ilmu tersebut. Maksudnya bukan mengingat bahwa kita sudah membagi ilmu tersebut. Akan tetapi, Sahabat akan mengingat mengenai ilmunya. Jadi, selain bisa membantu orang lain melalui ilmu tersebut, secara tidak langsung juga sudah membantu diri sendiri.

Ilmu adalah sesuatu yang tidak akan habis oleh waktu. Tidak hanya ilmu-ilmu penting mengenai suatu teori. Sahabat juga bisa memberikan semua ilmu yang dimiliki. Dikarenakan ilmu merupakan hal yang sangat bermanfaat untuk dimiliki.

  1. Tenaga

Pada saat seseorang mengeluarkan tenaga untuk membantu orang lain, maka hal tersebut bisa termasuk sedekah. Sebagai contoh ketika ada kegiatan kerja bakti di lingkungan rumah untuk membersihkan selokan di jalan. Dengan membantu meringankan pekerjaan tersebut, maka Sahabat sudah melaksanakan sedekah dengan tenaga yang dimiliki.

  1. Senyum

Tidak perlu khawatir jika kita tidak memiliki materi atau sesuatu non materi untuk bersedekah. Sahabat tetap bisa melakukan ibadah sedekah. Bagaimana caranya? Yaitu dengan cara yang sangat mudah dan ringan untuk dilakukan yaitu dengan tersenyum.

Sebagaimana Rasulullah SAW pernah mengatakan, bahwa ketika kita tersenyum, maka kita memberikan sedekah kepada orang lain. (HR Tirmidzi dan Abu Dzar). Pada saat seseorang tersenyum, aan terpancar energi positif. Selain itu, Sahabat juga dapat berbagi kebahagiaan dengan orang sekitar melalui sedekah tersebut.