Inspiratif

Sedekah Air: Solusi Atasi Krisis Air Bersih di Palestina

sedejah air untuk palestina

Air merupakan salah satu komponen yang begitu penting dalam kehidupan manusia. Tanpa air,  manusia akan sulit menjalani kehidupan sehari-hari. Air begitu penting karena dapat menunjang banyak kebutuhan baik itu untuk minum, makan, mandi serta berbagai kebutuhan lainnya. Tidak hanya itu, konsumsi air pun ternyata begitu sangat dibutuhkan terutama di berbagai industri.

Dalam dunia industri biasanya air digunakan sebagai bahan baku dalam proses produksi. Terutama dalam proses pembersihan, pemanasan, pendinginan, dan pembuatan uap/steam. Beberapa sumber air yang biasanya digunakan dapat berasal dari air permukaan termasuk di dalamnya air sungai, air tanah dan air laut. 

Selain itu air juga dapat kita bagikan terhadap sesama, yang kemudian disebut dengan sedekah air. Sedekah air merupakan solusi untuk mengatasi permasalahan bagi saudara-saudara kita yang mengalami krisis air bersih. Lalu seperti apakah air bersih tersebut, dan sampai batas mana air yang ada di sumbernya disebut sudah terkontaminasi. Temukan jawabannya melalui artikel berikut.

Cara mengukur kualitas air?

Kualitas air ditentukan berdasarkan kualitas dan kuantitas dari kontaminan fisika, kimia, dan juga biologi. Beberapa aktivitas manusia, misalnya seperti kegiatan industri maupun rumah tangga dapat menghasilkan limbah yang dapat. Untuk mengukur kualitas air sendiri, dilakukan beberapa analisis kimia, untuk mengetahui kadar apa saja yang terkandung di dalam air baik untuk keperluan konsumsi minum maupun untuk lingkungan.

Menurut peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2017 Tentang Standar Baku Mutu Kesehatan Lingkungan dan Persyaratan Kesehatan Air untuk Keperluan Higiene Sanitasi, Kolam Renang, Solus Per-Aqua, dan Pemandian Umum.

Standar Baku Mutu Kesehatan Lingkungan untuk Media Air untuk Keperluan Higiene Sanitasi meliputi parameter fisik, biologi dan kimia. Terdapat beberapa parameter yang wajib dan juga tambahan.

Air untuk Keperluan Higiene Sanitasi tersebut digunakan untuk pemeliharaan kebersihan perorangan seperti mandi dan sikat gigi, serta untuk keperluan lainnya seperti dalam mencuci bangan pangan, peralatan makan, dan juga pakaian.

Baca juga: Standar Kebutuhan Air Bersih untuk Tiap Orang

Tidak hanya itu, air untuk keperluan higiene sanitasi ini juga dapat digunakan sebagai bahan baku air minum, berikut ulasannya:

1. Parameter Fisik

Parameter fisik meliputi pengukuran tentang warga, rasa, bau, suhu, kekeruhan dan juga kandungan radioaktivitas yang terdapat di dalam air. Beberapa parameter tersebut diukur dengan menggunakan alat ukur yang sudah di standarisasi dan juga dikalibrasi secara berkala, agar data yang didapat lebih akurat.

No.Parameter WajibUnitStandari Baku Mutu(kadar maksimum)
1KekeruhanNTU25
2WarnaTCU10
3Zat padat terlarut (Total Dissolved Solid)mg/l1000
4SuhuSuhu udara ±3
5RasaTidak berasa
6BauTidak berbau
Sumber: Peraturan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia No. 32 Tahun 2017

2. Parameter Kimia

Dalam pengukuran parameter kimia mencakup pemeriksaan pH, besi, fluoride, kesadahan, kandungan klorida, kromium dan berbagai senyawa lainnya, meliputi:

No.ParameterUnitStandar Baku Mutu (kadar maksimum)
Wajib
1.pHmg/l6,5-8,5
2.Besimg/l1
3.Fluoridamg/l1,5
4.Kesadahan (CaCO3)mg/l500
5.Manganmg/l0,5
6.Nitrat, sebagai Nmg/l10
7.Nitrit, sebagai Nmg/l1
8.Sianidamg/l0,1
9.Deterjenmg/l0,05
10.Pestisida totalmg/l0,1
Tambahan
1.Air Raksamg/l0,001
2.Arsenmg/l0,05
3.Kadmiummg/l0,005
4.Kromium (valensi 6)mg/l0,05
5.Seleniummg/l0,01
6.Sengmg/l15
7.Sulfatmg/l400
8.Timbalmg/l0,05
9.Benzenemg/l0,01
10.Kadar Organik (KMNO4)mg/l10
Sumber: Peraturan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia No. 32 Tahun 2017

3. Parameter Biologis

Pengukuran parameter biologis meliputi ada atau tidaknya bahan organik/mikroorganisme seperti bakteri coli, virus dan plankton. Organisme yang peka terdapat kontaminasi dari bahan-bahan kimia tertentu akan mati di lingkungan air yang tercemar.

No.Parameter WajibUnitStandar Baku Mutu (kadar maksimum)
1.Total ColiformCFU/100ml50
2.E. coliCFU/100ml0
Sumber: Peraturan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia No. 32 Tahun 2017

Baca Juga: Kisah Warga Rompok Liam: 70 Tahun Konsumsi Air yang Sudah Tercemar

Mengonsumsi air yang sudah tercemar?

air untuk palestina

Beberapa wilayah mengalami pencemaran air, bukan hanya dikarenakan oleh kegiatan industri dan rumah tangga, melainkan diakibatkan karena perang yang menyebabkan lingkungan pasca perang tercemar oleh bahan kimia.

Seperti yang terjadi di Palestina, krisis air yang terjadi selama puluhan tahun di sana, membuat beberapa keluarga putus asa. Kondisi tersebut membuat beberapa dari mereka mencoba menggali sumber air mereka sendiri. Tanpa disadari, ternyata sumber air yang mereka gali sudah terkontaminasi bahkan hingga 10 kali lipat lebih berbahaya.

Sebagaimana dilansir BBC Indonesia air yang ada di wilayah Gaza sudah tidak layak lagi untuk dikonsumsi, bahkan kontaminasi zat lain yang berbahaya tersebut kini sudah berada di level tertinggi-nya. Parahnya lagi air tersebut merupakan persediaan utama bagi warga Gaza di Palestina.

Setelah diteliti lebih lanjut ditemukan beberapa kandungan seperti Nitrat (yang biasanya ditemukan dalam tinja dan pupuk) dampaknya banyak anak-anak hingga orang dewasa yang mengalami diare terutama sejak blokade yang dilakukan terjadi.

“keluarga-keluarga yang putus asa mulai beralih ke sumber air swasta, tanpa disadari ternyata air tersebut sudah terkontaminasi, seringkali 10 kali batas aman”

Sahabat air bersih kini menjadi salah satu yang begitu diharapkan oleh saudara kita. Bantu mereka agar memiliki sanitasi yang lebih layak agar dapat bertahan hidup di tengah lingkungan yang penuh dengan konflik. Mari kita doakan juga agar konflik tersebut segera mereda, dan saudara kita dapat hidup dengan tenang. Aamiin.