Kisah Pedalaman
Fadli, Superhero Cilik dari Pedalaman
fadli-superhero-dari-pedalaman

“Kedewasaan tidak hanya diukur sebatas umur, tapi bagaimana ia mampu menanggung beban melebihi kapasitasnya..”

Dengan bertelanjang kaki, anak kecil itu terlihat membersihkan kebun milik tetangganya. Di usia yang masih sangat belia, ia tampak sudah telaten menggunakan sabit, memotong perlahan rumput-rumput yang tumbuh tinggi mengganggu pemandangan. Itulah Fadli, superhero cilik dari pedalaman.

Fadli Namanya, bocah laki-laki ini berumur 9 tahun ini berasal dari Desa Soro, Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB). Tak seperti teman-teman seusianya yang sibuk bermain, Fadli tak ada waktu untuk itu, ia harus bekerja demi bisa menghidupi diri sendiri dan Ayah serta Kakeknya.

Hidup Tanpa Kehadiran Ibu

Sering kita mendengar ungkapan bahwa ibu tak ubahnya malaikat, memberi kehidupan pada putra-putri mereka. Memberi kasih sayang, memberikan perlindungan serta kehangatan. Sayangnya, Fadli harus kehilangan sosok ibu di usianya yang menginjak 3 tahun. Ibu Fadli pergi meninggalkan mereka. Sejak saat itu, Fadli harus hidup tanpa adanya ibu di sisinya.

Berjuang Demi Ayah dan Kakeknya

fadli-hidup-dengan-ayah-dan-kakeknya

Sejak kepergian ibunda, kondisi keluarga Fadli sangat jauh yang diharapkan. Ayah dan kakeknya mulai menderita gangguan mental, tidak bisa mengerjakan sesuatu sebagaimana mestinya. Karena tidak ada yang bisa menghasilkan uang, Fadli dan keluarganya hidup dengan mengandalkan belas kasihan orang lain.

Tak ingin lama-lama terpuruk dari keadaan, di umur 7 tahun Fadli mulai mencari pekerjaan. Ia mulai membantu tetangganya mengurus kebun hingga memberi makan kuda-kuda mereka. Hal itu ia lakukan demi menghidupi dirinya serta ayah dan kakeknya. Meskipun masih kelas 3 SD, Fadli berjuang keras agar kehidupannya bisa membaik dan tak lagi bergantung dengan orang lain.

Fadli tidak hanya bekerja dan menjadi tulang punggung keluarga, ia juga berperan sebagai ‘ibu’ di rumahnya. Sehari-hari Fadli merawat rumah, memasak, hingga memenuhi kebutuhan ayah dan kakeknya.

Baca Juga : Kisah Dua Anak Sekuat Baja dari Pedalaman

Cita-cita Mulia

fadli-superhero-cilik-dari-pedalaman

Kehidupan yang sulit tak menyurutkan semangat Fadli. Ia justru memiliki cita-cita mulia, yaitu menjadi seorang polisi. Ia ingin membantu orang-orang yang kesulitan, menolong mereka yang membutuhkan bantuan, menjadi superhero cilik pedalaman.

Sahabat, dari Fadli kita belajar, bahwa kehidupan tidak selalu berjalan mulus, maka yang harus kita lakukan adalah tidak menyerah dan selalu melakukan yang terbaik.

Yuk kita temani perjuangan Fadli agar bisa menjadi polisi sesuai dengan apa yang ia cita-citakan. Klik di sini untuk informasi lebih lengkapnya.