Inspiratif
5 Kebutuhan Korban Bencana Saat Pandemi Covid-19

Bencana silih datang berganti, kebutuhan korban bencana pun menjadi sesuatu yang penting untuk diperhatikan.

Pergantian tahun baru saja berlalu, kita dikejutkan dengan beragam bencana yang datang bertubi-tubi. Mulai dari jatuhnya pesawat Sriwijaya 182 Jurusan Jakarta-Pontianak, longsor di Sumedang (Jawa Barat), banjir di Kalimantan Selatan, banjir dan longsor Manado, erupsi Gunung Semeru (Jawa Timur), hingga gempa bumi di Mamuju (Sulawesi Selatan).

Padahal, pandemi covid-19 belum juga berakhir, justru jumlahnya meningkat secara signifikan. Hal ini tentu menjadi kondisi yang sangat menyulitkan. Korban bencana diharuskan tetap menjaga protokol kesehatan, sementara kondisi mereka serba kekurangan dan kehilangan harta benda.

Berikut adalah 5 kebutuhan korban bencana di saat pandemi Covid-19 :

1. Air Bersih

air-bersih-kebutuhan-korban-bencana

Air menjadi kebutuhan dasar bagi para pengungsi korban bencana. Saat bencana terjadi, seperti di Majene-Mamuju, gempa menyebabkan sejumlah jaringan pipa PDAM daerah setempat mengalami kerusakan parah.
Hal ini membuat aliran air terhenti dan korban pun sangat kekurangan air. Ditambah lagi, pengungsi juga harus menjaga kebersihan sebagai upaya mematuhi protokol kesehatan Covid-19.

2. Makanan

makanan-kebutuhan-korban-bencana

Kebutuhan lain korban bencana di saat pandemi adalah makanan. Bencana baik banjir ataupun gempa menyebabkan sumber makanan habis tak tersisa. Sementara korban bencana harus tetap memenuhi kebutuhan gizinya guna menjaga kesehatan tubuh yang riskan terkena virus Covid-19.

3. Pakaian

pakaian-kebutuhan-korban-bencana

Kita dituntut untuk selalu memakai pakaian yang bersih agar terhindar dari virus yang dapat menempel di pakaian. Menurut studi dari National Institute of Health, virus Covid-19 bisa dapat bertahan pada permukaan kertas dan kain yang memiliki pori-pori. Namun, beberapa bagian pakaian yang terbuat dari logam semacam resleting atau kancing, memungkinkan virus covid-19 bisa bertahan lebih lama.

Oleh karena itu, kita disarankan untuk selalu mengganti pakaian dan membersihkannya secara berkala. Hal ini tentu tidak mudah bagi para korban bencana. Sebagian besar mereka tidak sempat menyelamatkan pakaian. Maka pakaian pun menjadi kebutuhan yang harus diberikan kepada korban bencana.

Baca Juga : Jenis Sedekah Jariyah yang Pahalanya Tidak Terputus

4. Masker

masker-kebutuhan-korban-bencana

Masker menjadi senjata untuk menghindari penularan virus Covid-19 melalui udara (droplet). Kemenkes menyarankan untuk menggunakan 3 jenis masker, yaitu masker N95, masker bedah seperti yang sering dipakai tenaga medis, dan juga masker kain.

Menggunakan masker wajib dilakukan oleh semua orang sebagai salah satu protokol kesehatan. Bahkan di beberapa daerah sudah menerapkan sanksi bagi siapapun yang tidak memakainya.

Sayangnya, kondisi itu tidak mudah bagi para korban bencana. Maka masker menjadi kebutuhan wajib yang harus diberikan kepada mereka.

5. Alat Kebersihan

Para korban bencana biasanya tidak memedulikan kebersihan. Mereka lebih memikirkan bagaimana caranya agar bisa makan dan istirahat dengan nyaman. Menjaga kebersihan menjadi pilihan nomor sekian yang tidak terlalu diutamakan.

Padahal saat pandemi seperti ini wajib hukumnya menjaga kebersihan. Karena saat tidak menjaganya dengan baik, virus yang menempel di benda-benda yang kita sentuh akan lebih mudah menginfeksi tubuh.
Alat-alat kebersihan seperti sabun, sikat gigi, handsanitizer, menjadi kebutuhan bagi korban bencana.

Sahabat, meski bukan kita yang mengalami, kini saatnya untuk menyatukan kekuatan membantu saudara-saudara kita yang sedang ditimpa bencana. Kebaikan dari kita, semoga bisa menolong mereka. Sahabat bisa kilk di sini.