Kesehatan

Diabetes: Penyebab, Gejala, dan Pencegahannya

WHO mengartikan diabetes sebagai penyakit metabolik kronis yang ditandai dengan peningkatan kadar glukosa darah (biasanya disebut gula darah), yang seiring waktu dapat mengakibatkan kerusakan serius pada jantung, pembuluh darah, mata, ginjal, dan saraf. Sekitar 422 juta orang di dunia mengidap diabetes yang mayoritas berasal dari negara berpenghasilan menengah ke bawah. Jumlah tersebut empat kali lebih banyak dibandingkan dengan 30 tahun lalu. 

Setidaknya ada 1.5 juta kematian yang berhubungan dengan diabetes setiap tahunnya. Pada 2021, Indonesia sendiri menduduki peringkat 4 negara dengan penderita diabetes terbanyak, yaitu sejumlah 19.5 juta orang. Angka ini diperkirakan akan terus meningkat. Bahkan, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) memperkirakan penderita diabetes di Indonesia bisa mencapai 30 juta orang pada 2030 jika gaya hidup orang Indonesia tidak berubah.

1.Tipe Diabetes

Terdapat beberapa tipe diabetes, yaitu tipe 1, tipe 2, dan gestational. Berikut ini penjelasan dari masing-masing tipe tersebut.

Diabetes tipe 1

Diabetes tipe 1 diduga disebabkan oleh reaksi autoimun (tubuh menyerang dirinya sendiri secara tidak sengaja). Reaksi ini menghentikan tubuh untuk membuat insulin. Sekitar 5-10% penderita diabetes adalah tipe 1. Gejala diabetes 1 seringkali berkembang dengan cepat. Biasanya didiagnosis pada anak-anak, remaja, dan dewasa muda. Jika seseorang menderita diabetes tipe 1, orang tersebut harus mengonsumsi insulin setiap hari untuk bertahan hidup. Hingga saat ini, belum diketahui secara pasti bagaimana mencegah diabetes tipe 1.

Diabetes tipe 2

Dengan diabetes tipe 2, tubuh seseorang tidak dapat menggunakan insulin dengan baik dan tidak dapat menjaga gula darah pada tingkat normal. Sekitar 90-95% penderita diabetes adalah tipe 2 yang menjadikan tipe ini adalah yang paling umum. Diabetes tipe ini berkembang selama bertahun-tahun dan biasanya didiagnosis pada orang dewasa (tetapi lebih banyak pada anak-anak, remaja, dan dewasa muda). Seseorang yang menderita diabetes tipe ini mungkin tidak melihat gejala apa pun, jadi penting untuk memeriksakan gula darah jika berisiko. Diabetes tipe 2 dapat dicegah atau ditunda dengan perubahan gaya hidup sehat seperti mengurangi berat badan, makan makanan sehat, dan menjadi lebih aktif dengan berolahraga.

Diabetes gestational

Diabetes gestasional berkembang pada wanita hamil yang tidak pernah menderita diabetes. Jika seorang wanita hamil menderita diabetes gestasional, bayinya mungkin berisiko lebih tinggi mengalami masalah kesehatan. Diabetes gestasional biasanya hilang setelah bayi lahir. Namun, hal tersebut akan meningkatkan risiko terhadap  diabetes tipe 2 di kemudian hari. Bayi yang lahir juga lebih cenderung mengalami obesitas saat masih anak-anak atau remaja dan mengembangkan diabetes tipe 2 di kemudian hari.

Pradiabetes

Selain tiga tipe yang sudah disebutkan sebelumnya, ada juga kondisi yang dinamakan pradiabetes. Dengan kondisi ini, kadar gula darah seseorang lebih tinggi dari norma, tetpi tidak cukup untuk didiagnosis menderita diabetes tipe 2. Pradiabetes jelas akan meningkatkan risiko seseorang terkena diabetes tipe 2, tetapi selain itu, kondisi ini juga akan meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke.

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, bahwa diabetes ditandai dengan meningkatnya kadar glukosa darah. Persisnya, bagaimana hal tersebut dapat terjadi? Begini penjelasannya.

2.Penyebab Diabetes

Meningkatnya kadar glukosa dalam tubuh penderita diabetes disebabkan karena tubuh tidak dapat membuat cukup insulin atau tidak dapat menggunakannya sebagaimana mestinya.Normalnya, tubuh akan memecah sebagian besar makanan menjadi gula (glukosa) dan melepaskannya ke aliran darah. Ketika gula darah naik, itu akan menjadi sinyal bagi pankreas untuk melepaskan insulin yang nantinya mengubah glukosa menjadi energi. Jika insulin tidak ada atau tidak dapat bekerja sebagaimana mestinya, maka gula akan tetap berada di aliran darah. Seiring waktu, hal ini akan dapat menyebabkan berbagai macam masalah kesehatan yang serius, seperti penyakit jantung, kehilangan penglihatan, dan penyakit ginjal.

Perlu diingat bahwa penyebab diabetes itu berbeda-beda tergantung jenis diabetesnya. Namun, secara umum, menurut Centers for Disease Control (CDC), faktor-faktor berikut ini akan meningkatkan kemungkinan seseorang terkena diabetes:

  1. Keturunan.
  2. Usia (orang dengan usia di atas 45 tahun memiliki risiko paling tinggi terkena diabetes).
  3. Aktif secara fisik kurang dari 3 kali seminggu.
  4. Pernah menderita diabetes gestasional (diabetes saat hamil) atau melahirkan bayi dengan berat badan lebih dari 9 kg.
  5. Berat badan berlebih (overweight atau obesitas).

3.Gejala Diabetes

Pada diabetes tipe 2, banyak penderitanya yang tidak sadar bahwa mereka telah menderita diabetes karena gejalanya cenderung tidak spesifik. Sedangkan untuk tipe 1, gejalanya dapat berkembang cepat hanya dalam beberapa minggu atau beberapa hari saja. Namun, secara umum, berikut ini adalah beberapa gejala diabetes:

  1. Merasa sangat haus.
  2. Buang air kecil lebih sering dari biasanya, terutama saat malam hari.
  3. Merasa sangat lelah.
  4. Kehilangan berat badan tanpa melakukan apapun.
  5. Sering mengalami sariawan.
  6. Penglihatan kabur.
  7. Luka yang tidak pernah mengering atau sembuh.

4.Pencegahan Diabetes

Sejauh ini, hanya diabetes tipe 2 dan gestational yang dapat dicegah. Sementara itu, diabetes tipe 1 masih belum diketahui bagaimana cara mencegahnya. Secara umum, gaya hidup sehat akan mengurangi risiko orang terkena diabetes. Berikut ini beberapa upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah diabetes:

  1. Mengatur frekuensi dan menu makan menjadi lebih sehat.
  2. Rutin berolahraga atau aktivitas fisik lainnya.
  3. Menjaga berat badan tetap ideal.
  4. Berhenti merokok.
  5. Tidak mengonsumsi minuman beralkohol.
  6. Rutin melakukan pengecekan gula darah.

Sahabat, diabetes masih menjadi salah satu penyakit yang menyebabkan kematian terbanyak. Oleh karena itu penting bagi kita untuk mengetahui penyebab, gejala, dan cara mencegahnya. Secara umum, diabetes dapat dihindari dengan gaya hidup sehat. Oleh karena itu, mari kita memulai hidup sehat dari sekarang agar dapat terhindar dari diabetes.

Jika sahabat sudah memulai dari diri sendiri, maka sahabat dapat mulai membantu orang lain untuk terhindar atau sembuh dari diabetes. Klik di sini membantu saudara-saudara kita sembuh dari diabetes bersama Insan Bumi Mandiri.

Baca juga : Standar Kebutuhan Air Bersih untuk Tiap Orang

Sumber artikel:
https://www.alodokter.com/diabetes
https://www.who.int/health-topics/diabetes#tab=tab_1
https://www.cdc.gov/diabetes/basics/diabetes.html