Impact Story

Tenunin Ambon Diresmikan, Dorong Regenerasi Penenun Muda di Kota Ambon

Bandung, 10 Maret 2026 – Suasana hangat menyelimuti Desa Tawiri, Kecamatan Teluk Ambon, Maluku, saat program pemberdayaan penenun diresmikan pada Rabu, 4 Maret 2026. Peresmian ini menjadi bagian dari program CSR PT Sarana Multi Infrastruktur (PT SMI) yang menggandeng Insan Bumi Mandiri (IBM) sebagai mitra implementor untuk memperkuat kapasitas penenun sekaligus membuka ruang regenerasi bagi generasi muda di Ambon.

Tenunin Ambon menjadi kelompok pemberdayaan ke-9 dari tujuh lokasi, setelah sebelumnya hadir di Alor (2018), Sumba Timur (2020), Ende (2021), Belu (2022), Sikka (2023), dan Kapuas Hulu, Kalimantan Barat (2024). Program ini telah berjalan sejak bulan Juni 2025 melalui berbagai pendampingan dan penguatan kelompok penenun di Desa Tawiri.

Potret peresmian program pemberdayaan Tenunin yang dihadiri oleh tamu undangan

Peresmian Tenunin Ambon dihadiri oleh Sekretaris Kota Ambon yang mewakili Walikota, CEO Tenunin, Manager Program IBM, Ketua Dekranasda Provinsi Maluku dan Kota Ambon, serta sejumlah Kepala Dinas dan pemangku kepentingan daerah lainnya. Kehadiran berbagai pihak ini menjadi tanda kuatnya dukungan terhadap pelestarian dan pengembangan tenun sebagai identitas budaya sekaligus sumber penghidupan masyarakat.

“Kami sangat berterima kasih kepada PT SMI dan Insan Bumi Mandiri atas inisiatif program ini. Kehadiran Tenunin Ambon sangat penting untuk mendorong regenerasi penenun muda, bahkan kini banyak anak muda termasuk laki-laki yang mulai menenun. Pemerintah Kota Ambon siap mendukung dan bersinergi untuk perkembangan tenun di Ambon,” ungkap Sekretaris Kota Ambon, Robert Sapulette, ST., MT dalam sambutannya.

Program pemberdayaan ini menghadirkan sentra produksi dan galeri tenun bagi para penenun Ambon. Berbagai kegiatan penguatan juga dilakukan, mulai dari bantuan alat tenun, kaderisasi penenun muda, riset dan pengembangan produk berbasis pewarna alami, hingga pelatihan literasi keuangan dan pemasaran.

“Semoga sentra tenun ini tumbuh menjadi ruang tumbuh bagi ekonomi, bagi budaya, dan bagi generasi yang akan datang. Terima kasih atas kepercayaan dan kolaborasi yang terbangun dari semua pihak,” ujar Anggara Sutisna selaku CEO Tenunin.

Proses pembuatan kain tenun oleh penenun muda

Bagi para penenun Ambon yang telah lama menekuni tenun, peresmian program Tenunin ini memberikan makna dan momen yang berarti. Dukungan yang diberikan berbagai pihak dengan mengadakan sentra tenun membuka semangat baru bagi pegiat tenun di Ambon untuk lebih semakin semangat melestarikan tenun Ambon.

“Saya sudah memulai menenun di Ambon sejak tahun 1990, dan kami termasuk orang yang memulai perkembangan tenun di Kota Ambon ini. Sentra ini menjadi yang pertama hadir di Ambon. Semoga dengan banyaknya bantuan dan kegiatan ini, tenun kami bisa semakin maju,” Yohana Sambonu selaku penenun.

Melalui program CSR ini, PT SMI bersama IBM berupaya memastikan bahwa tenun dapat berkembang sebagai warisan budaya sekaligus sebagai sumber ekonomi yang berkualitas. Tenunin Ambon diharapkan menjadi ruang kolaborasi, pembelajaran, dan harapan baru bagi para penenun serta generasi muda yang ingin melanjutkan tradisi dengan inovasi.

Tentang Insan Bumi Mandiri

Insan Bumi Mandiri (IBM) merupakan sebuah lembaga filantropi yang bergerak dalam pemberdayaan masyarakat untuk membangun pedalaman Indonesia. Berdiri sejak 2016, IBM telah berhasil menyelenggarakan 1.004 program dan membantu lebih dari 163.792 masyarakat pedalaman Indonesia. Kami selalu percaya, langkah kecil bersama anda #SahabatPedalaman, akan menciptakan Jejak Kebaikan untuk saudara-saudara kita di pedalaman. Berbagai persoalan, seperti akses transportasi, infrastruktur, kesehatan, dan pendidikan bisa kita benahi bersama. Informasi lengkap bisa dilihat di insanbumimandiri.org